19 Oktober 2026, Apple merilis release candidate iOS 27.2 — biasanya cuma update minor berisi tambalan bug. Tapi satu baris di catatan rilisnya jauh lebih penting dari judulnya: Siri AI, asisten yang baru genap sebulan hadir dalam bahasa Inggris saja, akhirnya dapat lima bahasa baru sekaligus — Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol, menurut MacRumors. Ironisnya, mesin di balik lompatan ini bukan buatan Apple sendiri. Sejak Januari 2026, Siri AI berjalan di atas Gemini — model AI milik Google, rival langsung Apple di pasar asisten digital dan smartphone.
Lima Bahasa Baru, Tanggal Rilis Publik Masih Digantung
Kelima bahasa itu sebenarnya sudah terlihat lebih dulu di versi beta 1 iOS 27.2 pada 16 September 2026, seperti dilaporkan 9to5Mac saat itu. Tapi baru di tahap release candidate inilah fitur ini dianggap matang untuk dipakai publik luas — RC biasanya jadi build terakhir sebelum rilis stabil ke semua pengguna. Apple sendiri, lewat halaman resmi Apple Newsroom yang mengumumkan peluncuran iOS 27 bulan September, sudah menjanjikan bahasa-bahasa tambahan ini akan menyusul "dalam bulan Oktober." Masalahnya, janji itu tidak datang dengan tanggal pasti — sampai RC ini keluar, publik cuma tahu update akan "datang Oktober," tanpa hari H yang dikonfirmasi Apple secara resmi.
Siri AI sendiri pertama kali hadir bulan September 2026, bersamaan dengan rilis iOS 27 — dan waktu itu pun hanya dalam bahasa Inggris. Artinya, jarak antara peluncuran pertama dan ekspansi bahasa berikutnya cuma sekitar sebulan, jauh lebih cepat dibanding ritme pembaruan Siri versi-versi sebelumnya yang dikenal lambat. Tapi kecepatan ini juga menyingkap satu hal: fitur yang baru sebulan jalan dalam satu bahasa, lalu buru-buru dilempar ke lima bahasa sekaligus, biasanya berarti timnya sedang berlari mengejar target yang sudah lebih dulu diumumkan ke publik — bukan dirilis karena benar-benar matang.
Siri yang Butuh Lebih dari Setahun untuk "Benar-Benar Pintar"
Untuk memahami kenapa lompatan bahasa ini terasa penting, perlu diingat betapa panjangnya jalan Siri AI sampai ke titik ini. Rencana awal overhaul besar Siri — versi yang bisa memahami konteks pribadi pengguna dan mengambil aksi lintas aplikasi lewat App Intents — sempat dijanjikan hadir di awal 2025, lalu ditunda berulang kali karena, menurut laporan saat itu, performanya belum stabil dalam pengujian internal Apple sendiri. Titik baliknya datang 12 Januari 2026: Apple dan Google resmi mengumumkan kerja sama multi-tahun senilai miliaran dolar, di mana model Gemini milik Google jadi "otak" generasi baru Apple Intelligence, termasuk Siri, seperti dilaporkan ChannelNews.
Apple menegaskan pemrosesan tetap lewat Private Cloud Compute miliknya sendiri demi menjaga privasi, bukan langsung lewat server Google — tapi model yang "berpikir" di baliknya tetap Gemini, bukan model buatan Apple sendiri. Setelah hampir setahun pengerjaan sejak pengumuman kerja sama itu, baru pada September 2026 Siri AI versi berbasis Gemini ini resmi dirilis ke publik, dan sekarang, satu bulan kemudian, baru menyusul ke bahasa-bahasa non-Inggris.
Dikecualikan di Uni Eropa dan Masih Menunggu di China
Lompatan lima bahasa ini juga tidak berarti Siri AI langsung bisa diakses semua orang. Berdasarkan laporan-laporan yang menyertai rilis RC ini, Siri AI untuk sementara tidak akan tersedia di Uni Eropa pada iOS, iPadOS, maupun watchOS — pola yang sudah berulang pada fitur-fitur Apple Intelligence sebelumnya, biasanya terkait kewajiban interoperabilitas di bawah Digital Markets Act yang belum dipenuhi Apple. Di China, Apple disebut masih dalam proses memenuhi syarat regulasi lokal sebelum Siri AI bisa diluncurkan di sana sama sekali — dan Mandarin maupun Kanton pun belum masuk daftar lima bahasa yang ditambahkan kali ini.
Dengan kata lain, "ekspansi global" pada fitur AI generasi baru sekarang jarang berarti benar-benar global secara serempak. Setiap pasar punya kalender rilisnya sendiri, ditentukan bukan oleh kesiapan teknis semata, tapi oleh negosiasi dengan regulator di masing-masing wilayah — dan pengguna di luar lima bahasa plus Inggris itu, termasuk pengguna di banyak negara berkembang, harus menunggu tanpa kepastian jadwal.
Buat pengguna di Indonesia sendiri, posisinya masih sama dengan pengguna di luar lima bahasa baru itu: Bahasa Indonesia belum masuk daftar mana pun yang diumumkan Apple sejauh ini, baik untuk peluncuran September maupun tambahan Oktober ini — jadi belum ada sinyal kapan giliran itu akan datang.
Takeaway
iOS 27.2 RC menunjukkan Siri AI akhirnya bergerak lebih cepat dari sejarah panjangnya yang penuh penundaan — tapi kecepatan itu datang dengan ironi yang sulit diabaikan: mesin AI yang membuat Siri "benar-benar pintar" bukan buatan Apple, melainkan model dari rival utamanya sendiri di pasar smartphone dan asisten digital. Bagi pengguna, yang perlu diperhatikan bukan cuma daftar bahasa baru, tapi juga daftar wilayah yang belum kebagian sama sekali — Uni Eropa dan China masih menunggu, tanpa kepastian kapan giliran mereka tiba, dan tanggal rilis publik RC ini sendiri pun masih belum dikonfirmasi resmi oleh Apple.
Sumber gambar: Tim van der Kuip di Unsplash Sumber gambar: Igor Omilaev di Unsplash Sumber gambar: William Hook di Unsplash Sumber gambar: Rodion Kutsaiev di Unsplash
The conversation 0
No comments yet. Start the conversation.