Rate Limiter yang Kubangun Sendiri Malah Memblokir Klien Bayar Termahalku
Satu limiter yang kubuat untuk mengusir bot scraping ternyata ikut mengunci akun agensi yang baru saja menandatangani kontrak multi-seat terbesar di tracker langgananku.
Satu limiter yang kubuat untuk mengusir bot scraping ternyata ikut mengunci akun agensi yang baru saja menandatangani kontrak multi-seat terbesar di tracker langgananku.
Tawaran kontrak tahunan terbesar yang pernah masuk ke tracker langgananku datang dengan satu syarat yang terdengar sepele di telepon, tapi berarti membelah produk jadi dua versi selamanya.
Kitesurf menjalankan browser engine yang ditulis ulang dari nol dalam Rust dan dikompilasi ke WebAssembly, hidup sepenuhnya di dalam V8 isolate Cloudflare Workers — taruhan bahwa agen AI butuh peramban sendiri, bukan Chromium yang dipangkas.
Grafik trafik tracker langgananku naik curam tengah malam gara-gara status page lamaku dibagikan ulang, dan yang menyelamatkan bukan kode baru, tapi keputusan antrian yang kubuat untuk alasan lain.
Aku pasang halaman status publik untuk proyek sampingan yang riwayat insidennya jujur saja tidak mulus, dan calon klien terbesarku malah menjadikan itu alasan utama percaya.
Setelah lebih dari sebulan perdebatan internal, rust-lang/rust menutup pintu bagi kode dan dokumentasi buatan LLM di repositori intinya — kecuali lewat jalur eksperimental yang diawasi ketat reviewer manusia.
Header Mcp-Session-Id resmi dihapus dan MCP pindah ke arsitektur stateless penuh — perubahan yang katanya bikin request bisa mendarat di instance mana saja di belakang load balancer biasa.
Migrasi hosting yang kuanggap cuma soal pindah alamat server diam-diam mengganti zona waktu default, dan bikin ratusan notifikasi pengingat terkirim tujuh jam meleset tanpa satu baris kode fitur pun berubah.