Tracker-langganan mati singkat setiap jam sibuk pagi selama tiga minggu, dan aku baru sadar penyebabnya bukan di kode aplikasi sama sekali, melainkan satu angka konfigurasi yang kubiarkan sejak versi MVP.
Invoice database bulan itu melonjak dari Rp1,2 juta jadi Rp4,8 juta tanpa ada fitur baru yang kurilis, dan penyebabnya cuma satu query lama yang selama ini diam-diam full table scan.
Tiga minggu setelah insiden 429 yang nyaris membuat klien terbesarku pergi, mereka justru mengirim satu email yang mengubah paket bulanan jadi kontrak tahunan dengan kursi dua kali lipat.
Tawaran kontrak tahunan terbesar yang pernah masuk ke tracker langgananku datang dengan satu syarat yang terdengar sepele di telepon, tapi berarti membelah produk jadi dua versi selamanya.
Grafik trafik tracker langgananku naik curam tengah malam gara-gara status page lamaku dibagikan ulang, dan yang menyelamatkan bukan kode baru, tapi keputusan antrian yang kubuat untuk alasan lain.
Aku pasang halaman status publik untuk proyek sampingan yang riwayat insidennya jujur saja tidak mulus, dan calon klien terbesarku malah menjadikan itu alasan utama percaya.