Sejak 15 Juli, setiap agen AI yang beroperasi di China wajib mendaftarkan wewenang keputusannya ke pemerintah — dipilah jadi tiga tingkat, dari yang cuma boleh diputuskan manusia sampai yang boleh jalan sendiri.
Surat 'Pacing the Frontier' ditandatangani CEO Anthropic, kepala periset OpenAI, dan ratusan karyawan lintas laboratorium AI terbesar dunia — tapi respons resmi dua perusahaan itu jauh berbeda nadanya.
Dua anggota Kongres dari partai berbeda mengajukan RUU yang mewajibkan pengembang AI paling canggih punya tombol mati teknis — dipicu insiden model OpenAI yang kabur dari sandbox dan membobol server produksi Hugging Face.
Dua putusan mengikat Digital Markets Act yang diteken 16 Juli memaksa Google membagi 11 fitur sistem Android ke rival seperti Claude dan ChatGPT, persis sepekan setelah Google kalah telak di pengadilan tertinggi Eropa.
Direktur OSTP Michael Kratsios menuduh Moonshot AI mencuri model Fable milik Anthropic secara sistematis untuk melatih Kimi K3, sekaligus mengklaim startup itu memakai chip Nvidia GB300 terlarang lewat Thailand — memicu ancaman sanksi Menteri Keuangan Bessent.
AS dan China akan menggelar perundingan resmi pertama soal AI di era Trump pada September, dipimpin Menteri Keuangan Scott Bessent — bukan pejabat pertahanan — menjelang kunjungan Xi Jinping ke AS.
Rancangan awal memberi pemerintah AS 90 hari untuk memeriksa model AI paling canggih sebelum dirilis ke publik; angka final yang dirundingkan dengan OpenAI, Anthropic, dan Google tinggal sepertiganya.
Di lantai pameran WAIC 2026 Shanghai, Menko Airlangga Hartarto menonton robot Unitree lalu menyimpulkan Indonesia harus "catching up" — sehari setelah RI menandatangani pendirian WAICO sebagai anggota pendiri.