Sundar Pichai, Mark Zuckerberg, Dario Amodei, Elon Musk, Jensen Huang, dan Greg Brockman menandatangani pakta pengawasan sukarela di Gedung Putih, sementara Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengganti istilah resmi AI jadi 'Super Intelligence'.
Kantor Direktur Siber Nasional AS diam-diam meminta OpenAI dan Anthropic menunda berbagi model frontier terbaru dengan lembaga keselamatan AI Inggris sampai pemerintah AS lebih dulu selesai meninjaunya.
Tiga rival AI terbesar dunia dilaporkan membangun badan standar keselamatan mereka sendiri, dan kandidat pemimpinnya adalah pejabat yang bulan lalu menegaskan tidak akan ada 'FDA untuk AI'.
Esai 3.800 kata bos Anthropic soal perlunya mengatur laju kemampuan AI disambut setuju oleh Sam Altman dan Elon Musk dalam hitungan jam, sementara OpenAI menunda IPO dan Beijing menyebutnya taktik Perang Dingin.
Advisory bersama AA26-251A menyebut DeepSeek, Alibaba, Moonshot AI, MiniMax, StepFun, dan Z.AI menyedot miliaran token dari model AS sejak akhir 2024 lewat jaringan akun palsu dan proxy 'transfer station'.
Untuk pertama kalinya pemerintah federal AS turun tangan langsung di gugatan hak cipta AI melawan penerbit besar — Departemen Kehakiman menyebut pelatihan model AI atas teks berhak cipta sebagai 'extraordinarily transformative' dan karena itu fair use.
Setelah lima bulan sengketa, hakim distrik California memutuskan status 'risiko rantai pasok' yang dijatuhkan Pentagon ke Anthropic melanggar hak konstitusional perusahaan itu sendiri — bukan soal keamanan nasional.
Lebih dari 80 aktor dan figur industri kreatif Inggris — dari Nicola Coughlan sampai Hugh Bonneville — mengirim surat terbuka ke PM Andy Burnham, menuntut suara diakui sebagai hak milik yang dilindungi hukum di depan gelombang kloning suara AI.